Hai.
Kali ini aku akan bahas tentang murid-murid nackalku di Madrasah Diniyah. Saat ini, mereka duduk di kelas 1-B. Ya, kelas 1 memang dibagi menjadi dua kelas. 1A dan 1-B. Dan aku diamanahi untuk mengajar di kelas 1-B.
So, let's check this out.
![]() | ||
| Nadilla Rizkia Ayunda |
Dipanggil Nadilla. Sosok anak perempuan yang selalu ada di garda terdepan saat temannya diganggu. Dia akan mendatangi si penggangu dan memukulnya. Percayalah, anak laki-laki dapat menangis dibuatnya. Tenaganya kuat dan pukulannya keras. Matanya akan melotot tajam dengan tangan mengepal.
Meski begitu, dia anak paling pintar di kelas. Sudah dua kali dia menjadi muridku di kelas satu. Waktu itu dia memutuskan untuk berhenti, dan mengulang kembali di kelas yang sama. And see, gurunya tetaplah aku.
Makanya dia sering dengan bangga mengatakan, "He, awas kalian. Akunya duluan jadi murid, Ustazah."
Ya ya ya. We can say that she is a "Beteng" girl, haha.
Selepas baris sebelum masuk, dia akan datang dan menggandeng tanganku menuju kelas. Takut ustazahnya ilang kali, haha.
![]() |
| Aqila Nafeeza Siregar |
Dan dia ini sedikit unik, sih. Kalau disuruh baca iqro', dia bisa lancar dan kenal huruf-hurufnya. Tapi kalau nulis, agak susah. Tulisannya jarang kebaca dan juga kita gak paham apa yang dia tulis. Dia harus bener-bener nyontek tulisan yang ada di papan tulis baru bener. Kalau disuruh nulis sendiri atau ngarang, tulisannya gak kebaca.
![]() |
| Surya Bakti Siregar |
Dia ini paling rajin kalau disuruh nulis, malah terkadang dia yang minta. Baca iqro' juga mau.
Tapi suka libur juga anaknya.
![]() |
| Miesha Naveza Ayu |
![]() |
| Yusuf Pratama |
![]() |
| Herman Sugiarto |
Percayalah, ketika aku melihat nama aslinya untuk pertama kali, pikiranku langsung melayang ke penyanyi senior, Rita Sugiarto. Ni anak ada hubungan apa sama tuh artis? Atau mungkin emaknya ngefans banget, ya, sama Rita Sugiarto, makanya anaknya dibuat embel-embel Sugiarto di nama akhirnya. Karena yang kulihat, nama ayahnya tidak ada unsur Sugiarto. Mungkin fans kali, ya. Eh, wait. Ini kok jadi bahas Sugiarto, sih? wkwkw. Oke skip. Jadi, Herman ini anaknya rada preman soul. Suka berantam, tapi suka nangis juga. Ya, begitulah sifat beberapa murid tercintaku. Suka mangalapi dan sangat mudah menangis.Rajin kalau disuruh baca iqro', tapi rada malas kalau disuruh nulis.
![]() |
| Elsa Lase |
![]() |
| Muhammad Vereel Anggara |
Ni anak tiap disuruh baca iqro', bakal masang muka melas dan berkata, "nulis kali-kalilah aku dabo, Ustazah." Dia pikir lagi di SD kali, ya. Ini MDTA, uy. No matematika. Paling suka ngadu lagi. Hufft.
![]() |
| Fathan Attarahman |
Untuk urusan hafalan surah, dia jagonya. Tapi kalau disuruh ditampilin ke depan, masih kurang percaya diri. Paling suka bilang temennya bodoh. Padahal gaboleh yak begitu.
![]() |
| Alyaa Wardah Batubara |
Selayaknya murid baru, awalnya dia ini pendiam. Tapi karena dia anaknya punya banyak peralatan sekolah, seperti pensil warna, penggaris, krayon dan banyak benda lain yang dibutuhkan temen-temennya, dia langsung dikerumuni. Dia juga memberi pinjaman dengan hati yang lapang. Itulah sebabnya, dia jadi mudah beradaptasi dan kini sudah mulai menunjukkan sisi terangnya, recok.
![]() |
| Rocky Harahap |
![]() |
| Putri Astika Rambe |
![]() |
| Eriana Harahap |
![]() |
| Raisyah Putri Ril Tanjung |
Dia ini jarang banget masuk kelas. Masuk sehari, libur dua minggu. Heran. Tiap ditanya, dia selalu bilang kalau dia ikut les. Hem.
![]() |
| Hersi Dalimunthe |
Si paling suka meluk. Baru masuk kelas pasti udah ada dia yang meluk dari depan. Awal masuk, dia ini pendiem kayak beberapa anak yang lain. Tapi setelah beradaptasi, jadilah dia bar-bar dan recok. Yang selalu nanya bacaannya kalau disuruh nulis iqro'.
Tiap abis shalat ashar, pasti nungguin ustazahnya pulang. Biar dia ikut ke rumah. Sama temen-temennya yang lain. Paling suka ikut ke rumah. Padahal di rumah juga mereka gak ngapa-ngapain. Duduk doang. Hem.
Yang selalu nanya, "siapanya besok ibu kami?." Hedehh.
Alika ini masih pendiam hingga saat ini. Kalem dan bener-bener gak banyak omong. Nurut juga anaknya. Paling rajin piket. Ketika temen-temennya gak sabaran buat pulang duluan, dan cuma nyapu sikit, dia dengan sabar dan rajinnya nyapu tuh kelas hingga bersih, sampek sampahnya dia yang buang. Beneran gak protes. Dia kerjain tuh bener-bener. Sampah di laci juga dia ambil semuanya. The best emang Alika ini soal dunia perpiketan.
And its me. Saat ini aku sedang menjalani hari-hari yang sedikit sulit di semester 7. Sedang pusing-pusingnya. Ditambah dengan tingkah mereka-mereka yang tidak jarang membuat migrain dan hasrat ingin marah. Tapi tak apa. Itu bagian dari kehidupan. Semoga kudapat tetap bersabar dan ikhlas.
Percayalah, membuat formasi berfoto dengan mereka sangat melelahkan dan hasilnya tetap tidak sesuai yang diharapkan. Hufft.
![]() |
| Alika Pitriyani Pandiangan |
And the last.
![]() |
| Wadiyah Nur Pardede |
Dan ya, sedikit galeri di hari guru yang tidak cukup bagus, namun tetap harus dikenang.
Percayalah, membuat formasi berfoto dengan mereka sangat melelahkan dan hasilnya tetap tidak sesuai yang diharapkan. Hufft.























Tidak ada komentar:
Posting Komentar